Gus Irul: Pesantren Harus Hadir Memberi Manfaat Ponpes Tanfirul Ghoyyi Gelar Pengobatan Gratis
Lamongan, Inklusinews.com – Pondok Pesantren Tanfirul Ghoyyi Lamongan bersama Pimpinan Cabang (PC) Serikat Buruh Muslimin Indonesia (Sarbumusi) Kabupaten Lamongan menggelar program pengobatan alternatif gratis bagi masyarakat umum dan santri, Minggu (1/11/2026).
Kegiatan yang berlangsung di lingkungan Pondok Pesantren Tanfirul Ghoyyi Lamongan tersebut diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Inovasi Nasional 2026. Program ini menghadirkan konsultasi kesehatan dan pelayanan kesehatan tradisional terintegrasi dengan berbagai metode terapi.
Acara dibuka oleh perwakilan PCNU Lamongan, Basir, S.IP. Dalam kesempatan tersebut, ia menyambut positif penyelenggaraan kegiatan yang dinilai memiliki manfaat langsung bagi masyarakat, khususnya dalam memperluas akses pelayanan kesehatan.
Menurutnya, kegiatan sosial seperti ini merupakan bentuk kepedulian dan pengabdian kepada masyarakat yang patut terus dikembangkan. Sinergi antara pesantren, organisasi kemasyarakatan, dan para praktisi kesehatan diharapkan mampu menghadirkan manfaat nyata bagi lingkungan sekitar.
Pengasuh Pondok Pesantren Tanfirul Ghoyyi sekaligus Ketua PC K-Sarbumusi Lamongan, Nihrul Bahi Al Haidar atau yang akrab disapa Gus Irul, dalam sambutannya menyampaikan bahwa program tersebut sengaja dibuka untuk masyarakat umum dan seluruh santri tanpa dipungut biaya.
Gus Irul menegaskan, pesantren tidak hanya menjadi tempat menimba ilmu agama, tetapi juga harus mampu mengambil peran dalam kegiatan sosial dan kemanusiaan.
“Kami ingin keberadaan pesantren benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Melalui kegiatan ini, kami membuka pelayanan kesehatan tradisional secara gratis, baik untuk masyarakat umum maupun para santri. Harapannya, masyarakat bisa mendapatkan kesempatan untuk berkonsultasi dan memperoleh pelayanan kesehatan dengan baik,” ungkap Gus Irul.
Ia juga berharap kegiatan tersebut tidak berhenti sebagai agenda seremonial semata, melainkan dapat menjadi langkah awal untuk membangun kepedulian bersama terhadap kesehatan masyarakat.
“Kesehatan merupakan kebutuhan mendasar bagi setiap orang. Karena itu, kami ingin menghadirkan kegiatan yang sederhana, tetapi memiliki manfaat besar. Semoga ikhtiar ini menjadi bentuk pengabdian, memperkuat kepedulian sosial, sekaligus mempererat hubungan antara pesantren dan masyarakat,” tambahnya.
Sementara itu, konsultasi dan pelayanan kesehatan tradisional dalam kegiatan tersebut ditangani oleh para ahli dari Jamiyah Ismul Haq Lamongan.
Adapun layanan yang diberikan meliputi konsultasi kesehatan, terapi herbal, terapi bekam, serta terapi pijat tradisional. Seluruh layanan tersebut disediakan secara cuma-cuma bagi masyarakat yang hadir.
Melalui kolaborasi ini, Pondok Pesantren Tanfirul Ghoyyi, PC Sarbumusi Lamongan, dan Jamiyah Ismul Haq berharap dapat terus berkontribusi dalam kegiatan sosial yang menyentuh kebutuhan masyarakat.
Kegiatan tersebut sekaligus menjadi wujud nyata bahwa pesantren dan organisasi kemasyarakatan dapat mengambil bagian dalam membangun kepedulian, memperkuat solidaritas, serta mendorong peningkatan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kesehatan. (Red)


