Lamongan, Inklusinews.com – Kodim 0812 Lamongan bersama Pos Kesehatan (Poskes) 05.09.13 Lamongan menggelar pelatihan Bantuan Hidup Dasar (BHD) secara serentak yang berpusat di MAN 1 Lamongan. Minggu, (20/09/2026).
Kegiatan ini dirancang untuk membekali generasi muda dengan keterampilan pertolongan pertama pada kondisi gawat darurat, khususnya penanganan henti jantung dan henti napas.
​Pelatihan yang berlangsung secara interaktif dan aplikatif ini diikuti oleh ratusan siswa, guru, serta tenaga kependidikan. Materi yang disajikan mencakup pengenalan tanda-tanda kegawatdaruratan, teknik Resusitasi Jantung Paru (RJP) yang presisi, hingga langkah-langkah evakuasi medis dasar sebelum tim medis profesional tiba di lokasi.
​Sinergi antara jajaran komando teritorial dan tim medis lapangan ini bertujuan menciptakan ruang publik dan lingkungan sekolah yang lebih aman. Bantuan Hidup Dasar merupakan rantai keselamatan utama (chain of survival) yang sangat krusial dalam menekan angka fatalitas pada kasus darurat medis di sekeliling masyarakat.
​”Keterampilan menyelamatkan nyawa tidak boleh hanya dimiliki oleh tenaga medis di rumah sakit. Anak-anak muda, khususnya para pelajar, harus menjadi garda terdepan yang siap bertindak cepat dan tepat saat terjadi kondisi kritis di sekitar mereka,” ujarnya.

​Melalui pelatihan ini, Kodim 0812 Lamongan dan Poskes Lamongan berharap para siswa MAN 1 Lamongan tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga memiliki kepekaan sosial, keberanian, dan kecakapan dalam merespons situasi darurat demi menyelamatkan sesama. (Pendim0812)


